Federasi Bolavoli Internasional terbentuk tahun
1946, telah memasukkan cabang olahraga ini menjadi salah satu cabang olahraga
yang dipertandingkan pada Olympiade Tokyo 1964. Perkembangan permainan
bolavoli, baik secara fisik, teknik, maupun taktik haruslah diikuti dengan
perkembangan mutu perwasitannya.
Pedoman Umum Perwasitan Bolavoli
1) Memimpin suatu pertandingan agar dapat berjalan
lancar tanpa mengalami gangguan apapun.
3) Harus adil dan objektif sesuai peraturan yang sudah
disahkan PBVSI.
4) Putusan tidak berdasarkan ramalam atau prasangka,
tetapi merupakan kejadian yang nyata atau fakta benar-benar nyata terlihat
wasit.
5) Tempat sedekat mungkin dan lebih tinggi dari net.
Posisi dapat mengamati medan dan seluruh pemain dengan baik dan jelas.
Syarat Menjadi Wasit Bolavoli
·
Berbadan sehat dan mempunyai fisik normal.
·
Mempunyai bakat menjadi seorang wasit.
·
Senang terhadap permainan bolavoli.
·
Serendah-rendahnya lulusan SLTP.
·
Berumur 20 - 40 tahun.
·
Berdedikasi tinggi
·
Anggota satu perkumpulan bolavoli.
·
Berstatus amatir.
Jenjang Wasit Bolavoli
- Wasit perkumpulan
- Wasit cabang wilayah
- Wasit daerah/Pemda tingkat A dan B
- Wasit nasional tingkat A, B, dan C
- Wasit kandidat international
Perlengkapan Wasit
Pakaian Seragam :
- Celana putih/hitam
- Kaos putih polos atau hitam garis-garis putih pakai krah
- Sepatu karet putih
- Badge wasit sesuai klasifikasi:
Ø kuning untuk
cabang - dikeluarkan cabang
Ø
putih untuk Pemda - dikeluarkan Pemda
Ø hijau untuk
nasional - dikeluarkan PBVSI Pusat, dan
Ø biru - untuk
internasional - dikeluarkan IVBF
Komposisi Wasit
- Seorang wasit pertama (referee)
- Seorang wasit kedua (umpire)
- Seorang pencatat (scorer)
- 4 atau 2 orang hakim garis (linesmen)
Tugas, Kewajiban dan Wewenang Wasit Tugas Wasit
1) Memimpin pertandingan agar
berjalan lancar.
2) Meningkatkan: keterampilan,
kemampuan dan pengetahuan tentang perwasitan bolavoli.
3) Menyebarluaskan peraturan
pertandingan di masyarakat.
4) Meningkatkan mutu perwasitan di
masyarakat khususnya di Indonesia pada umumnya.
Kewajiban dan Wewenang Wasit
1) Wajib memimpin pertandingan
bolavoli baik di tingkat cabang, daerah, nasional maupun tingkat internasional.
2) Tidak berhak memimpin
pertandingan di atas sertifikat yang dimilikinya.
Prosedur Mewasiti
- Wasit 1 dan 2 yang diperbolehkan meniup peluit selama pertandingan.
- Wasit 1 memberi tanda memulai permainan (service).
- Wasit 1 dan 2 : tanda bola mati setelah yakin ada pelanggarannya, tanda bola mati bertujuan untuk menunjukkan menyetujui atau menolak permohonan regu.
- Wasit 1 : memberi peringatan, menjatuhkan hukuman.
- Begitu wasit meniup peluit sudah harus dapat menunjukkan:
Ø Sifat kesalahan
dan isyarat tangan yang resmi.
Ø
Pemain yang bersalah
Ø Giliran service,
sekaligus menunjuk regu yang mendapat poin.
o Isyarat dilakukan hanya seketika. Isyarat dilakukan
dengan tangan untuk menunjuk satu kesalahan. Yang melakukan kesalahan ditunjuk.
Menunjukkan giliran service, sekaligus memberi tanda poin dari kesalahan yang
dibuat satu regu.
o Kekuasaan Wasit 1
§ Memimpin pertandingan
dari awal sampai akhir pertandingan.
§ Mempunyai kekuasaan
penuh, termasuk upaya yang tidak tercantum dalam peraturan.
§ Kekuasaannya mutlak -
dapat mengganti salah seorang petugasnya bila dianggap tidak melaksanakan
tugasnya dengan baik.
§ Menentukan lapangan
baik/buruk sebelum pertandingan.
o Wasit 1 dan 2 harus mengawasi bola, apakah bola
tersebut telah memenuhi persyaratan sewaktu permainan berlangsung.
Tanggung Jawab Wasit 1
A. Sebelum pertandingan :
·
Memeriksa sarana/prasarana pertandingan.
·
Melakukan tos.
·
Mengawali pemanasan.
B. Selama pertandingan :
·
Mempunyai wewenang menentukan kesalahan:
kesalahan pukulan servis, posisi regu, block, sentuhan pada net, menyentuh
bola, di atas net beserta pita horizontalnya, simultan/bersamaan.
·
Jangan membiarkan suatu perdebatan atas
pengajuan kapten.
·
Jika kapten tidak sepaham dalam penafsiran, dicatat
di lembar score sheet, wasit 1 harus memberi pencatatan protes di akhir
pertandingan.
C. Sesudah pertandingan.
·
Menandatangani score sheet.
·
Langsung menuju ke ruang wasit.
Tugas Wasit 2
o Mengawasi posisi pemain selamaset itu berlangsung,
pemindahan tempat waktu set penentuan.
o Mengawasi tindak tanduk anggota masing-masing regu yang
duduk di bangku cadangan, kalau ada sesuatu harus dilaporkan ke wasit 1.
o Mencegah pemain cadangan melakukan pemanasan di area
pertandingan.
o Mengawasi jumlah time out dan pergantian pemain.
o Menolak penghentian yang tidak layak; mengabulkan
permohonan yang sah serta mengawasi waktunya.
o Menunjukkan kesalahan lain tanpa meniup peluit, tetapi
tidak boleh menekan wasit 1.
o Menentukan diperlukan atau tidak pengeringan permukaan
lapangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar